kota santri?


apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar sebutan “kota santri” ?
sebuah kota yang santun dan asri…
penuh dengan aura-aura dan nafas religius….

Gresik punya julukan sebagai kota santri, julukan ini tentunya mengartikan sebuah konotasi positif. Tapi, apa benar?
Apakah gresik masih layak disebut sebagai kota santri?

grissee

grissee


sebut saja salah satu sudut kota gresik. coba anda berkunjung di Bunderan GKB yang lokasinya ada di pintu gerbang masuk perumahan GKB (Gresik Kota Baru),
tepatnya pada malam minggu.
anda akan menemukan sebuah pemandangan yang tidak sedap,

belasan pasangan muda mudi berjajar di sepanjang pinggir jalan sepanjang taman. Ada yang duduk di bawah pohon, yang mengesankan mereka sebagai sosok penampakan
ada pula yang duduk berdua dengan asyiknya di atas motor.
Dan jumlahnya tak hanya satu,

saya tidak perlu manggambarkan kegiatan mereka sevcara spesifik

belasan pasangan it berjejer, dan menimbulkan pemandangan yang TAK SEDAP DIPANDANG.
Tidak kah mereka PUNYAMALU?
menjadikan diri mereka tontonan publik yang tak pantas …

mungkin ini juga bisa dikatakan sebagai pengaruh globalisasi?! dimana budaya “negatif” dari sudut lain dunia mulai meracuni pemuda-pemuda bangsa ini… ?

jadi,
masihkah julukan KOTA SANTRI pantas melekat untuk Gresik saya tercinta ?

13 thoughts on “kota santri?

  1. anla Post author

    Cantigi-
    sabar deh. . . Ntar kalo nemu ide pasti posting lagi😀

    javanese-
    alhamdulillah genki desu,
    anatawa genki desu ka

    komuter-
    kepalkan tangan, singsingkan lengan baju, mari kita bersama membangun bangsa.
    Salam. . .🙂

    bocahbancar-
    koreksi harus selalu ada untuk tumbuh menjadi yang lebih baik lagi . . .
    Terimakasih ^^

    Reply
  2. Jafar Soddik

    Bukannya yang sering disebut kota santri itu Kota Kudus?

    Pergeseran nilai-nilai di masyarakat banyak mengikis rasa malu mereka. Pemandangan seperti dalam tulisan mungkin tidak akan kita dapati pada beberapa dekade sebelumnya tapi pemandangan seperti itu kini seolah semakin meluas, tak memandang kota besar maupun kota kecil. Untuk mencegah pengaruh zaman yang semakin kuat sudah selayaknya kita tanamkan kepada generasi penerus kita nilai-nilai agama dan akhlaq yang baik agar mereka tidak terjerumus ke dalam kerusakan moral.

    Reply
  3. Hariez

    kembali kepada individu masing-masing..jika mereka paham posisi mereka, dan pihak berwenang mau membnahi prostitusi (secara tidak langsung), saya yakin kota santri masih tetap milik kota Gresik:mrgreen:

    -salam- ^_^

    Reply
  4. aji

    sedih juga ya…fenomena ini terjadi dimana-mana.
    but keep yourself on the right track, piss…🙂

    salam kenal ya, mampir lagi

    fazhaji.wordpress.com

    ^-^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s