100 days goes to UN


kabar baik buat pelajar SMA yang sudah mendaftarkan diri mengikuti Ujian Nasional. kabar baiknya yaitu, jadwal Ujian Nasional akan dipercepat atau bahasa fisikanya mengalami akselerasi yang akan diadakan sekitar bulan maret minggu ke tiga.
”itu artinya kita akan lulus lebih cepat!!!” (iya kalo lulus😦 )

Kenapa harus dipercepat?
selidik punya selidik, beberapa hari setelah saya dapat kabar mengenai pergeseran waktu ujian nasional SMA, iseng-iseng googling dan menemukan keterangan yang menjelaskan alasan ”kanapa UN SMA diajukan?”
disebutkan bahwa Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) bakal memberlakukan ujian ulangan bagi peserta yang gagal dalam ujian itu. (kalo gini sih, sama saja dengan dengan REMIDI UN) L
adanya penambahan jadwal ujian ulang bagi peserta UN yang gagal inilah yang mengakibatkan majunya jadwal UN tingkat SMA.

Sistim Baru UN 2010
Bukan hanya itu saja. ada kejutan lain yang telah disiapkan oleh penyelenggara ujian nasional. kalau pada tahun-tahun sebelumya telah diterapkan kebijakan sistim silang untuk pengawas Ujian Nasional. untuk tahun ini justru murid-murid peserta Ujian Nasional yang akan disilang dengan sekolah lain. sekolah-sekolah akan dikelompokkan berdasarkan wilayah tertentu. Setiap kelompok akan berisi 4-5 sekolah dan sistem silang antar-sekolah itu akan diterapkan dalam masing-masing kelompok untuk memudahkan peserta dalam mengikuti UN.
kira-kira penjelasannya seperti ini:
siswa sekolah A, B, dan C akan diacak diacampur jadi satu, setalah itu, siswa yang telah dicampur itu nantinya akan menempati tempat yang telah ditentukan dengan cara pengundian. jadi, dalam sekolah A akan ada peserta UN dari sekoalah B,C, dan D. dan seterusnya. dan dalam satu ruangan UN terdiri dari peserta UN dari sekolah B,C,D, dan A.

Tuh, kan! makin ribet aja nih !

Positive Thinking, dong!
mau nggak mau, tetep harus mau! tapi kita nggak perlu takut dengan peraturan-peraturan baru UN yang ”njelimet” bin ”ribet” itu. yang perlu dilakukan mulai sekarang adalah persiapan yang matang baik dari segi fisik, materi, dan mental terutama. bagaimana pun juga, sistem baru tersebut diterapkan dengan niat baik. yaitu untuk meminimalisasi tindak kecurangan yang dilakukan oleh guru dan pihak sekolah yang banyak ditemui dalam pelaksanaan UN tahun sebelumnya.
toh, dengan diajukannya jadwal UN, kita jadi punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi SNMPTN kan?
:mrgreen:

dawuhipun eyang Einstein,” jika ada perubahan dari sebuah sistim, maka kamu juga harus melakukan perubahan yang luar biasa, jika kamu berubahnya biasa-biasa saja, maka kamu akan menjadi korban perubahan sistim itu sendiri”

nah lo! nggak usah takut sama yang namanya UN, mulai sekarang mari kita canangkan ”program 100 hari menuju UN” (kayak menteri kabinet aja nih)

kita semua tahu bahwa peraturan ujian nasional sampai saat ini menimbulkan keresahan dikalangan pelajar. pasalnya, hasil belajar selama tiga tahun ini hanya ditentukan dalam waktu Tujuh hari dengan tujuh mata pelajaran.  LULUS dan TIDAKnya seorang siswa, bergantung pada hasil tujuh hari  UN. pantas kah???

23 thoughts on “100 days goes to UN

  1. atmakusumah

    Duh anak sekarang kalo ga belajar bener2 bakalan tereliminasi sama jaman ya…makanya anak2 sekarang lebih pinter2 daripada org2 jaman dulu (kaya yg komen pertama, yg dah ga ikut ujian…) Piss Blue:mrgreen:

    Reply
  2. eliabintang

    enak banget ya UN sekarang.. waktu saya dulu sih ga ada ulang lagi.. kl ga lulus ya ga lulus. *komen sok tua* haha😆

    salam kenal yah!

    Reply
  3. Triunt

    Iya nih lega, udah kagak mikirin ujian SMA.

    dulu aja yang dibela2in les di PG tetep aja takut kagak lulus kok.
    soalnya banyak yg kagak lulus gara2 teknikal eror pas ngisi lembar jawab haduh.

    Reply
    1. mpu nya blog 'anla'

      UN secara tidak langsung menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia tidak menghargai PROSES, namun hanya melihat hasilnya saja.

      Sistim seperti ini justru memicu terjadinya tindak kecurangan dalam UN.
      😦😦

      Reply
  4. Joddie

    ni negara aturannya kok makin aneh aja yah??? ini belon selesai diganti itu.. trus dibuat gini.. abis itu dibikin gitu.. gimana siH???
    btw, salam kenal yah.. nice post🙂

    Reply
  5. kardusbekas

    Pemerintah lebih suka mengubah sistem daripada mengembangkan sistem yang sudah ada

    atau mungkin, bukan sistemnya yang bikin ribet, tapi sang pengelola sistem yang ga bener…

    dilema…

    Reply
  6. agoenk70

    ribet amat yah aturannya hoho.. untunhg jaman SMA dulu ga ribet2 amat cuma nilai standartnya haru diatas 3.00 hooho
    udah yang penting belajar-belajar dan belajar.. sukses yahh…

    Reply
  7. agoenk70

    ribet amat yah aturannya hoho.. untung jaman SMA dulu ga ribet2 amat cuma nilai standartnya harus diatas 3.00
    udah yang penting belajar belajar dan belajar.. sukses yahh…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s