Doraemon, Can You Turn Back The Time ?


Bagi kamu, hal berharga apa yang tidak bisa digantikan, diperbaiki, ditambah, ?

UANG?

CINTA?

ILMU?

KELUARGA?

Mungkin dulu guru SD saya lupa bilang kalau selain minyak bumi, batu bara, dan bahan tambang lainnya ada satu hal lain jika sudah dipakai tidak akan pernah bisa diperbaruhi kembali. Atau jangan-jangan guru SD saya sengaja membiarkan kami menemukan sendiri jawabannya. Agar kami lebih paham esensinya jika kami menemukan jawaban dari proses pencarian. Sayangnya muridnya ini terlambat menyadari betapa berharganya waktu. Belasan tahun saya hidup tapi hingga sekarang belum bisa menjadi manusia manfaat.

Bagaimana kamu memperlakukan waktu? Sebagai makhluk ekonomi kita anggap waktu adalah uang, bagi seorang entrepreneur waktu adalah peluang. Bagi seorang pelajar waktu adalah ILMU.

Bicara mengenai waktu terhubunglah imajinasi saya tentang cita-cita, visi, ambisi, dan tentunya tak lepas dari masa lalu. Dan sangat tidak terasa sekali sampailah dipenghujung masehi. Sementara terlampau banyak visi belum ter-realisasi. Jatuh lagi, bangun lagi, jatuh lagi, dan bangun lagi namun masih banyak visi yang masih menjadi mimpi.

Berapa banyak waktu saya buang? Sementara tidak ada BABAK PERPANJANGAN WAKTU dalam hidup ini. Sekali waktu terbuang, seribu kesempatan tersia-siakan.

Can I turn back the time? Maybe Doraemon can.

Mungkin bagi Nobita dan Doraemon, waktu hanya sebagian kecil dari permainan. Mau merubah masalalu, masuk saja ke laci di meja belajar nobita. setting waktunya, dan terbanglah Nobita ke masa lalu. Atau bukan tak mungkin kalau Fujiko F Fujio (pengarang karakter Doraemon) punya impian memiliki mesin waktu lalu merubah sesuatu di masa lalunya. Mungkin masa kecilnya seperti tokoh Nobita *ah, Cuma hipotesa saya*. Kemudian ia mewujudkan imajinasinya dalam bentuk karakter doraemon. Tetapi, apakah Nobita di abad 22 yang ingin merubah masa kecilnya yang kurang bahagia dapat terwujud? Nyatanya tidak bukan? Bahkan Nobita menjadi selalu tergantung dengan bantuan Doraemon. Hal yang positif kah menurutmu? Ok. Terserah apa kata doraemon.

Tapi mari kita melihat dari sisi lain dari pesan tersirat yang ingin disampaikan  Fujiko Fujio ,”Hei, kamu tidak mungkin bisa merubah masa lalu, nak!” kalau dimasa depan pingin jadi orang pintar belajarlah yang rajin seperti Dekisugi, jangan sombong seperti suneo kalau nanti kamu ingin punya banyak teman. Tidak ada yang bisa dirubah Nobita abad 22 terhadap masa lalunya. Dengan mesin waktu sekalipun.

Apapun anggapan orang, waktu tetap akan menjadi sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Hanya sekali kita dapatkan dan selamanya tidak akan bisa terulang dan atau didaur ulang. Mungkin doremon boleh saja punya mesin waktu. Tetapi tidak ada yang bisa dirubahnya dengan mesin waktu.

Ah, mesin waktu. Andai kata benar ada, dunia ini akan jadi semakin berantakan jadinya. Bukankah  tidak ada orang yang malas untuk bermalas-malasan. Pasti orang jadi berpikir,”ah, kan ada mesin waktu. Nanti sajalah aku kerjakan. Kalau ga sempat bisa kembali ke masa lalu”.

Wiih, berantakan dunia ini kalau mesin waktu benar ada. Segalanya bisa dirubah sa’ena’e dhewe (semaunya sendiri). Mulai detik ini, setelah pargraf ini berakhir saya harus lebih menghargai waktu. seseorang pernah bilang, “Sedikit mata terpejam, seribu langkah tertinggal”.

Demi masa, sesungguhnya manusia kerugian…

Semoga bermanfaat 🙂

 

13 thoughts on “Doraemon, Can You Turn Back The Time ?

  1. silviyah

    itu tak Jadikan motto hidup saya bahwa “Setiap detik itu berharga” jdi saya bisa menjalani kegiatan sehari-hari saya dengan senyum dan semangat !!!:)

    dari wifi perpus ya?????

    Reply
  2. Sya

    Sekaya-kayanya manusia, dia tidak akan bisa membeli waktu. Makanya tiap detik sangat berharga. Dan manusia dalam keadaan merugi jika tidak bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

    Reply
  3. bundadontworry

    Waktu……..adalah sesuatu yg gak bisa dibeli dgn apapun.
    semoga kita semua bisa memanfaatkan waktu sebaik2nya dan semaksimal mungkin, agar tdk ada penyesalan dikemudian hari ,amin
    salam

    OOT:
    doraemon mau gak ya minjemin pintu kemana saja nya ? hehehe….😀

    Reply
  4. rephi

    seneng baca tulisan-tulisannya arin. sangat berisi, inspiratif dan banyak hal yg bisa di dapetin didalamnya… sukaaa!!! ^___*
    dan mengingat tentang waktu.. jadi inget dosa.. huuuhuuu.. mengingat tentang waktu membuat aku teringat masa kecilku, ayah ibu dan semuanya..pokoknya ttg masa kecill yang sempurna… mengingat sekarang umur udah bangkotan >.<

    Reply
  5. Pingback: ternyata « komuter jakarta raya

  6. achoey

    Ya, waktu ketika berlalu maka tak bisa diulang
    Benar2 rugi kala kita menyia-nyiakannya, namun kadang kita lupa dan terlena

    Makasih atas artikelnya yg indah ini

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s