Galat


Sebagian orang menganggap menulis baginya sekedar hobi, Sebagian lain mengatakan menulis sebagai apresiasi ide dan gagasan. Sebagian lagi menyatakan menulis untuk berbagi pemikiran dan wawasan. Anda termasuk yang mana?

Hampir saja saya kolaps lagi dari blog. Entah apa sebabnya saya mulai (lagi) kehilangan passion menulis. Proporsi ide = 0, proporsi motivasi = -1. Hipotesis saya, ini gara-gara efek samping radiasi monitor hingga membuat otak menulis saya kolaps. Ah, jelas itu dugaan keliru tak beralasan. Hipotesis lain mungkin sedang terjadi GALAT di otak saya sebagai efek samping dari UAS sejak awal januari lalu, juga gara-gara cacing-cacing integral kalkulus yang menginfeksi otak kiri saya. Ini jelas dugaan ngawur!

Kembali ke pertanyaan awal, kemana perginya passion menulis saya?

Baiklah, saya memang bukan penulis. Kalau penulis, hasil tulisannya itu “ada apanya”. Sedangkan saya Cuma blogger dengan tulisan apa adanya. Sangat berbeda bukan? Iya, atau iya?!

Tapi setidaknya dulu saya punya passion menulis. entah itu tulisan serius, atau sekedar update. Saat ini saya benar-benar butuh passion menulis itu hadir kembali. Sebenarnya ada banyak ide terlintas di kepala saya. Tetapi pada akhirnya ide menulis itu berakhir di angan-angan. Menyedihkan!

Baru-baru ini waktu saya buka inbox email, saya tersadar  ternyata saya punya banyak PR tulis-menulis. Dan saya benar-benar pura-pura melupakannya.

1.       Saya punya target bikin tulisan opini untuk dikirim ke official website kampus.

2.       Kewajiban membuat PKM-GT , deadline 15 januari tahun ini!

3.       Saya belum apdet blog! (kalo ini saya udah biasa telat)

4.       Saya punya janji bikin tulisan serius dan layak publish.

5.       PR bikin pendahuluan project buku “5 gram”.

Hey, Passion! Come back to me!

Bagaimanapun juga, menulis adalah pekerjaan yang tidak ada atasannya. Artinya menulis itu murni perintah diri sendiri. Sehingga butuh kedisiplinan memerintah diri sendiri biar mau nulis. Kalau menurut pendapat mas Dyo, atasan kita itu Passion. Intinya, saya butuh passion itu kembali lagi!!!!

ayo ! semangat! kembalilah passion saya!!!

17 thoughts on “Galat

  1. achoey el haris

    kalo saya malah ngeblog terus
    sampai kesempatan menulis untuk diterbitkan dalam sebuah buku pun terabaikan
    dan istri saya yang geregetan
    apa mungkin karena saya memang bukan penulis ya, hanyalah seorang blogger😀

    Reply
  2. faruq

    sebagian lagi menganggap menulis itu menyenangkan,..
    banyak hal baru yang didapat dan dikembangkan,..
    selamat menulis dan membaca,..

    Reply
  3. Daun

    tetap semangat boss,tapi memang terkadang hal itu muncul kadang kalo lagi mood semangat banget nulis dan sebaliknya tetapi itu sesuatu hal yg alamiah tidak perlu di sesali.

    Salam

    Reply
  4. pink

    kalo saya sih nulis karena hobi dan cinta menulis. apalagi nulis tentang uneg-uneg. pokoknya menulis bisa mendatangkan banyak manfaat bagi orang-orang.

    Reply
  5. Odie

    saya juga sering mengalami “GALAT” waktu mau memulai untuk menulis,,,makanya blog saya kadang menganggur untuk waktu yang cukup lama,,,hihihihi

    Reply
  6. thisisrizka

    wah, semoga passionnya cepet dateng dan enggan pergi ya! nampaknya perlu memanage waktu dengan bener ya biar targetnya bisa kelar semuanya..(ngaca ke diri sendiri).

    Salam!🙂

    Reply
  7. Shohibul K.U.C.B

    Sahabat tercinta,
    Dengan hormat saya mengundang anda untuk mengikuti Kontes Unggulan Cermin Berhikmah (K.U.C.B).
    Sahabat hanya diajak untuk membuat sebuah cerita fiksi mini dan menuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita yang telah anda tulis. Setelah itu daftarkan artikel tersebut diblog saya – New BlogCamp –

    Hadiahnya sih tidak seberapa tetapi begitu selesai mendaftarkan artikel, anda akan merasakan suatu sensasi yang membahagiakan karena telah mampu menulis suatu artikel yang lain dari biasanya.
    Jika berminat silahkan klik :
    http://newblogcamp.com/kontes/kontes-unggulan-cermin-berhikmah

    Terima kasih
    Salam hangat dari Markas New BlogCamp di Surabaya

    Reply
  8. silviyah

    pokoknya menulis rin… kamu hebat !! kamu akan jadi penulis yang hebatt !! lihat mereka yang dulu tertatih ketika menulis,, dan sekarang mereka benar-benar menjadi “Real penulis”

    *arti kata mereka adalah lantai.roku*

    passion saya ke lantai enam mulai luntur… hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s