BACKPACKER: Memimpikan Rencana


Kapan jadi Backpacker?

Pertanyaan itu spesial saya tujukan teruntuk teman-teman seperjuangan di Smansa. ita, itul, miyah kapan kita jadi BACKPACKER beneran,?

 

carrier

carrier di lantai 2 aula smansa

Dimulai dari awal-awal kami menduduki kursi maba di kampus masing-masing. Setelah tiga tahun mengarungi biduk masa SMA di Gresik, akhirnya kami terpisah oleh jarak dan tempat; Ita ijo di planologi UB Malang , Itul di komunikasi UNAIR Surabaya , miyah di STIS jakarta, dan saya di statistika ITS Surabaya. Sudah tertulis jelas ditajuk rencana Liburan semester satu: “mbolang berjamaah” ke bromo, arjuna, dan atau danau ranukumbolo semeru. Rencana terekam pasti di masing-masing otak. Bertekad mempersiapkan segenap jiwa, raga, segi finansial dan tentunya  proposal persetujuan orang tua melepaskan anak-anaknya di alam bebas. kami siap berpetualang layaknya Andrea Hirata dan Arai di kisah Edensor. *lebayy deh*

Mimpi selalu mengindahkan situasi.

Rencana, Cuma tinggal rencana. Desember lalu gunung Bromo menggeliat hingga akhirnya meletus.Gagal sudah rencana 1 . Teman saya Farkus si anak UNM, 22 januari kemarin ngajak saya mendaki gunung Penanggungan. Dan gagal juga lantaran tepat pada tanggal itu saya ada acara pengkaderan di jurusan. Ranukumbolo semeru? Jangankan Semeru, Bromo saja gagal terlaksana. Padahal mba’ nisa udah menawarkan diri nyari penunjuk jalan ke ranukumbolo, tinggal berangkat saja. Eh, cuaca tidak memungkinkan. Dari segi finansial pun kantong menipis karena alokasi anggaran banyak dikeluarkan buat pengkaderan kemarin. Poor me.😀

belum kapok sama rencana gagal semester 1, Itul memproklamirkan rencana mbolang ke Ibu Kota Indonesia;Jakarta. Naik kereta kelas ekonomi, nginep di kost-nya temen-temen UI (ngawur iki. kasian yang punya kost..),Tapi saya mengusulkan ke Bogor. Bosen seumur hidup kepanasan di Gresik-Surabaya, sekali-kali kita nyari tempat adem di Kebun Raya Bogor, atau sekalian saja ke Bandung? :D  masalahnya kami semua buta arah. nggak tau jalan, nggak tau daerah diluar provinsi. berbekal peta dan google map aja kali ya:mrgreen:

Ternyata ada yang punya rencana lebih gila. Baru-baru ini teman saya Wildan si anak UI menorehkan komentar di status fesbuk saya,”liburan semester 2 backpacker(ing) ke singapur, mau ikut?”

ef bi

ke mahameru sama pulau sempu yang masih satu provinsi saja belum kesampaian, ini malah mau ke singapur?! Hahaha, kami belum kapok meluncurkan ide Gila. Dasar anak muda!

Kapan kami jadi backpacker beneran? Apakah rencana kami kembali gagal? Tunggu saja semester depan.

***

Visa liburan sudah habis, saatnya kembali ke pangkuan kampus perjuangan. Lupakan segala macam rencana backpacker semester ini. Saatnya membenamkan diri ke ranah pengkaderan yang belum usai,😥 dan yang terpenting tetap nabung buat rencana backpacker liburan semester depan. (lagi-lagi rencana)

Terakhir, peringatan buat diri saya,”Teruslah bermimpi, tapi jangan lupa bangun untuk membuatnya jadi nyata”

~AN~

after all the holiday plans yesterday failed,  I  spent the rest of vacation time by …

campus expo smansa

“ngisi stand statistika di acara campus expo smansa”,

buku2

“baca buku pinjaman”,

 

 

 

 

 

 

 

 

“write anything I wanna write on the tile (di atas genteng-red)”

~an~

*tulisan saya makin gak jelas, nih. . .

biar saja lah, sayang aja  kalao ngendon di folder gak di publish

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

15 thoughts on “BACKPACKER: Memimpikan Rencana

  1. alamendah

    (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Dulu saya pernah punya planning nge-backpacker ke beberapa kota di Jawa saja gak pernah kesampaian sampai kini.
    Hikhikhik

    Reply
    1. anla arinda Post author

      gratis mas Dyo..
      lha wong itu bukan carrier punya saya😀
      iseng aja saya potret waktu nemu keleleran di depan pintu aula smansa, pas campus expo smansa tempo hari.

      tapi saya pernah lihat di Gramedia Expo “carrier Eiger” harganya 800ribu. mahal euy, kalo beli di pasar pasti banyak yang murah😀

      Reply
  2. Lutfi Retno Wahyudyanti

    Aku dulu sering ngerasa klo liburan dan datang ke tempat2 terpencil seperti Papua sebuah hal mewah. Tapi lama2 sekarang aku sering pergi ke tempat2 yang jauh karena “kebetulan”. Intinya, klo pengen sesuatu jangan langsung bilang nggak mungkin. Pasti nanti ada cara.

    Reply
  3. auraman

    waa seneng backapker juga ya mas, saya juga kebetulan suka ni,. ada beberapa gambar hasil backpaker pada postingan saya hehe salam kenal, btw kalau mas pengen backpaker ke singapure, saya pengen indonesia aja dulu mas, hehe

    Reply
  4. faridfarochi

    hahaahaa mpu dipanggil mas . .
    ayo backpacker ke BOGOR. nti ketmu mia di jakarte.
    disini banyak buku2 laris bajakan, (kayak CD sekeping goceng gtoelah)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s