REVISI


“Hidup terasa mati tanpa variasi”, begitu kiranya kata dosen mata kuliah eksperimen desain saya. Beliau menghubungkan konsep statistika dengan filosofis hukum alam. “seperti kurva distribusi normal, alfa (masalah) dalam hidup itu tak pernah lebih dari 5%. Jadi sebenarnya peluang kita ketemu masalah lebih sedikit ketimbang yang bukan masalah. Tergantung kita mau bersyukur atau tidak”. Sesaat saya seolah menjadi mahasiswa teknik sastra, atau mungkin teknik filsafatnya ITS. Filsafat statistik bikin kuliah jenuh jadi hidup. Kalau saja ITS membuka jurusan teknik filsafat dan sastra, tahun ini saya mau ikut SNMPTN lagi, ah *mustahil*

 

Kembali ke modul. Jika secara sederhana ilmu didefinisikan sebagai pengetahuan yang telah teruji kebenarannya(jujun S, 2000), maka benar bahwasannya hidup akan terasa mati tanpa variasi. Bukankah terlalu monoton relatif membosankan? Ketika saya berusaha membangun variasi-variasi ke dalam sebuah catatan hidup, akan terbentuk sebuah sistem kontemplasi dengan format serupa Modul.

Hidup ini seperti menyusun sebuah modul, laporan kehidupan yang akan kita bawa kelak ke hadapan Yang Maha Memiliki. Selama kita masih punya nafas, selama itu pula revisi demi revisi harus terus kita lakukan. Sampai nanti sidang TA di padang mahsyar, tegangnya beribu kali lebih dari komunal pengkaderan. Sebuah sidang penentu dari segala keputusan berikut balasan setimpal.
Inilah modul kehidupan yang sedang kita buat…

1. COVER/Halaman Judul
Perwajahan diri, fisik, sikap, penampilan. Sebuah cerminan pribadi berikut isi nurani.
2. KATA PENGANTAR
kata sambutan mengawali hidup, ungkapan rasa syukur pada Pemilik Kehidupan ynag memberi kita nafas. Ungkapan cinta untuk Yang Maha Mencintai, juga kepada orang-orang terdekat dalam perjalanan hidup kita.

3. ABSTRAK
Sekilas mengenai diri dan jalan kehidupan.
4. DAFTAR ISI
Daftar perihal apa saja yang telah saya lakukan selama punya nafas.
5. BAB I PENDAHULUAN
Pendahuluan hidup. Berisi  latar belakang, visi, misi. Kenapa saya hidup? Untuk apa saya hidup? Bagaimana saya merumuskan hidup? Apa tujuan saya hidup? Apa manfaat kehidupan saya selama masih hidup? Himpunan rumusan masalah adalah bumbu-bumbu kehidupan. Variasi alfa tak boleh lebih dari 5 %
6.BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Kumpulan ilmu, batas pengetahuan, batas nalar. Isi pembahasan hidup, bergantung pada tinjauan pustaka.
7. BAB III METODOLOGI
Metode hidup seperti apa yang kita pilih? Jalan mana?
Variabel manipulasi = pilihan jalan hidup , variabel kontrol = aturan fundamental dalam kehidupan, variabel respon = hasil pengembangan pribadi kita
8. BAB IV PEMBAHASAN
Bagian terpenting modul, meliputi implementasi dari bab tinjauan pustaka. Seberapa banyak ilmu yang telah kita amalkan, nilai manfaat yang telah kita berikan kepada sekitar, berapa besar kontribusi hidup kita untuk manusia lain. Sampai dimana langkah saya? Prestasi saya? Sudahkah ilmu yang diamanahkan di BAB tinjauan pustaka bermanfaat? Bagaimana Kebermanfaatan diri saya terhadap masyarakat? Kualitas ibadah sebagai tujuan utama hidup, sudahkan terlaksana dengan dasar ikhlas?
Semua akan dibahas di BAB ini. BAB IV juga yang akan menentukan kesimpulan, sebuah akhir dari laporan berikut ujung tombak kehidupan.
9. BAB V KESIMPULAN DAN KESAN-KESAN
Kesimpulan hidup, dibuat sesaat sebelum jatah nafas habis (kita tak pernah tau kapan).
***

MODUL 1
KONTEMPLASI
REVISI “tak hingga”
A.N.L    (241191)
INSTITUT TEKNOLOGI KEHIDUPAN
Sembilan belas tahun ini masih saja terasa hambar. Seharusnya semakin banyak himpunan nafas ini terpakai, semakin tua raga ini hidup, menjadikan saya semakin dekat dengan-Mu,
harusnya, harusnya, harusnya….
……………..
ah, Sudah saatnya REVISI.

 

~AN~

“Hidup terasa mati tanpa variasi”, begitu kiranya kata dosen mata kuliah eksperimen desain saya. Beliau menghubungkan konsep statistika dengan filosofis hukum alam. “seperti kurva distribusi normal, alfa (masalah) dalam hidup itu tak pernah lebih dari 5%. Jadi sebenarnya peluang kita ketemu masalah lebih sedikit ketimbang yang bukan masalah. Tergantung kita mau bersyukur atau tidak”. Sesaat saya seolah menjadi mahasiswa teknik sastra, atau mungkin teknik filsafatnya ITS. Statistics speak with data , jenuh juga tiap hari berurusan dengan pengolahan data, tabel, komputasi, scientific calculator. Semester 1 masih ada variasi mata kuliah biologi sebagai pelepas penat dari himpunan angka, probabilitas, ekspektasi, dan data. Filsafat statistik bikin kuliah jenuh jadi hidup. Kalau saja ITS membuka jurusan teknik filsafat dan sastra, tahun ini saya mau ikut SNMPTN lagi, ah :D *keinginan mustahil*

Kembali ke modul. Jika secara sederhana ilmu didefinisikan sebagai pengetahuan yang telah teruji kebenarannya(jujun S, 2000), maka benar bahwasannya hidup akan terasa mati tanpa variasi. Bukankah terlalu monoton relatif membosankan? Ketika saya berusaha membangun variasi-variasi ke dalam sebuah catatan hidup, akan terbentuk sebuah sistem kontemplasi dengan format serupa Modul.

 

Hidup ini seperti menyusun sebuah modul, laporan kehidupan yang akan kita bawa kelak ke hadapan Yang Maha Memiliki. Selama kita masih punya nafas, selama itu pula revisi demi revisi harus terus kita lakukan. Sampai nanti sidang TA di padang mahsyar, tegangnya beribu kali lebih dari komunal pengkaderan. Sebuah sidang penentu dari segala keputusan berikut balasan setimpal.

Inilah modul kehidupan yang sedang kita buat…

9 thoughts on “REVISI

  1. orange float

    “Hidup ini seperti menyusun sebuah modul, laporan kehidupan yang akan kita bawa kelak ke hadapan Yang Maha Memiliki. Selama kita masih punya nafas, selama itu pula revisi demi revisi harus terus kita lakukan. Sampai nanti sidang TA di padang mahsyar” saya suka banget dengan kalimat ini🙂

    Reply
  2. Sya

    Wow, ternyata umurnya baru 19, ehem jadi berasa tua banget😦
    Ide yang bagus Anla, bikin saya mengingat satu hal yang suka saya lupakan, yaitu instropeksi.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s