mayday…mayday


Tak terasa, dua ribu sebelas semakin menua. Perasaan baru kemarin malam tidur saya diganggu gugat oleh suara-suara terompet tahun baru.  Dulu, menjelang pergantian tahun orang-orang sibuk menyusun resolusi tahun baru. Macam-macam mimpi dirancang seindah mungkin, mulai dari IPK > 3.5, lulus di wisuda 103, masuk PIMNAS, juara bussines plan, betapa indahnya rancangan mimpi. Saking indahnya terkadang kita mengabaikan susahnya usaha mewujudkan satu-demi satu mimpi tersebut. Pokoknya berani mimpi dulu! Urusan usaha belakangan.

Tapi sungguh disayangkan, menginjak pertengahan bulan mei, bulan dimana seharusnya pembuktian harapan kita mulai tampak nyata. Terkadang susunan mozaik mimpi awal tahun kemarin sore tiba-tiba terbengkalai di bulan mei. Mei seolah menjadi titik nadir pembuktian ekspektasi visi, kita tentu tak ingin jadi manusia yang Cuma bisa bermimpi namun juga sanggup memperjuangkan mimpi. Lantas, apa kabar resolusi yang telah kita rancang dengan rapi lima bulan yang lalu?

Penyakit fluktuatifitas motivasi dijadikan kambing hitam kegagalan realisasi mimpi. Betapa semangat itu berkobar di awal tahun, kembang kempis dipertengahan, hingga menjelang desember motivasi itu seakan padam. Kenapa menjaga motivasi seakan terasa begitu menyusahkan? Menjaga motivasi memang merupakan pekerjaan besar, sedangkan pekerjaan besar memang relatif sulit. Tanpa motivasi kita tidak bergerak. Tanpa passion, kita tidak bersemangat. Kadang-kadang mimpi itu yang bikin kita bergerak, mimpi juga yang bikin kita terdorong untuk bangun lantas berjuang menjadikannya nyata.

Mimpi itu boleh tidak realistis, tapi perjuangan mewujudkannya harus realistis (A.Ferdiansyah).

Jadi ketika motivasi itu turun di pertengahan mei ini, mari kita gali kembali tujuan awal dari cita-cita kita. Gali terus,  hingga semangat itu muncul kembali. Tujuan itu ibarat alur kemana kita harus melangkah. Orang kalau tidak tau tujuan, bisa jadi dia tidak akan kemana-mana.

Tapi… Sekarang sudah bulan mei, masih banyak mimpi belum terwujud dengan benar. Apakah berarti kita (saya) tengah berada di ambang kegagalan (sekali lagi gagal)?

Kita belum gagal! Kita masih punya sisa waktu empat bulan lagi untuk melakukan realisasi mimpi kedalam realita. Tentunya jangan Cuma bermimpi, tapi segera BANGUN! Lantas, wujudkan mimpi kamu. Mumpung dua ribu sebelas ini masih muda, mari kita kumpulkan lagi puing-puing motivasi yang berserakan. Jangan sampai desember kelak menjadi bulan penuh penyesalan, lantaran tidak satu pun visi kita terrealisasi. Jangan mau dianggap sebagai TUKANG NGIMPI lantaran Cuma bisa bikin rancangan cita-cita setiap awal tahun, tapi tidak ada usaha mewujudkannya di pertengahan tahun, hingga akhirnya gagal merealisasikan di akhir tahun. Kalau pun pada akhirnya visi kita tidak benar-benar tercapai, setidaknya sudah ada usaha maksimal sebelumnya. Saya pribadi menilai bahwasannya kapasitas usaha dan doa manusia maksimal mencapai taraf 95%, sedangkan 5% sisanya saya anggap galat/error.

Pokoknya usaha dulu, berhasil atau tidak urusan belakangan.  “asal kamu kerja keras dan  sungguh-sungguh nanti pasti jadi sendiri” (Azrul Ananda, jurnalis jawa pos)

~AN~

12 thoughts on “mayday…mayday

  1. niQue

    SETUJU!
    Yang penting usaha dulu, soal hasil mah, terserah Gusti Allah aja🙂 Toh yang dinilai pun prosesnya, bukan hasilnya.

    Tetap semangat!!!

    Reply
  2. Ikkyu_san

    sambil melihat kalender.
    Ahhhh masih banyak waktu
    tapi… waktu itu pun berlari cepat

    Kalau di Jepang mumpung belum panas sekali, lebih baik aku berlari sekarang deh.

    EM

    Reply
  3. januar indra y

    wah, mimpinya sama kayak saya dulu. kecuali IPK hahahha. Alhamdulillah semua sudah kesampaian. Pimnas Semarang 2008, juara Bisnis Plan. Bah rek dolenane pertamax saiki.😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s