Like Book Like Human



Manusia itu seperti buku-buku di gramedia. Mereka beragam, bervariasi, serta memiliki karakteristiknya masing-masing. Bisa saja saya menemukan beberapa buku dengan bahasan tema senada, meski demikian tidak ada satu pun dari buku tersebut yang memiliki kesamaan “persis”. Hal yang sama terjadi pada manusia. Anda tidak akan pernah menemukan orang yang memiliki kesamaan 100%.

lantas, kita sering menemukan buku yang begitu membekas dalam benak kita. Buku yang menginspirasi langkah kita. Atau buku yang hanya sekedar lewat dalam otak, tanpa pernah membekas … bukankah manusia terkadang juga demikian?

Namun, manusia itu buku-buku yang diciptakan bukan sebagai kesia-siaan. Karena tidak ada buku yang sia-sia. Tidak ada buku yang tak berguna. Bukankah semua buku yang dicetak di pasaran memiliki “nilai”nya masing-masing? kalau tidak punya nilai, mana mungkun penerbit mau mencetak buku-buku tersebut?

Seperti itu juga manusia. Setiap manusia dilahirkan dengan kelebihan. Sesuatu yang bikin mereka unik, hal-hal yang menjadikan mereka bermanfaat untuk orang lain. Like human, Like book.

Lantas, buku-buku itu tidak pernah mencapai sebuah fase “kesempurnaan”. Seperti manusia yang juga punya alfa..

[08:24]

*picture taken from: http://savidgereads.wordpress.com/2012/03/17/do-we-ever-know-the-reader-we-are-aka-the-mad-ramblings-of-a-book-lover/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s