hard steps

Halaman Kosong


Saya tidak tau mau ngisi apa di blog ini. Semenjak dua bulan ke belakang, aktivitas saya berjalan seperti tanpa punya kendali. Buku agenda berputar-putar dengan deadline yang mungkin saya buat-buat sendiri. Kuliah, Liputan, Himpunan, Kajian, Steering Comittee,,,,,, dan berbaris-baris koma-koma lainnya yang tak mampu saya kendalikan.

Kadang-kadang saya merasa seperti orang semi tidak waras. lantaran segala macam aktivitas berjalan tanpa saya ketahui dari mana asal muasalnya. Agenda itu seperti jatuh dari langit, memenuhi to do list di sela-sela waktu bernafas. Tapi sebenernya saya ini tidak sibuk, kok… hanya saja sedang sengaja menyibukkan diri dengan hal ihwal yang saya tau tidak pernah akan ada ujungnya – sampai saya sendiri yang mengakhirinya.

Lantas, kapan mau ngeblog lagi?

Pelbagai pertanyaan serupa menghiasi pesan-pesan virtual. Sayangnya saya benar tak bisa menorehkan janji. Beberapa entitas paragraf ini pun tertulis dengan nafas yang tersengal-sengal. Entah esok, entah beberapa jam ke depan, entah kapan.

Mungkin saya kembali. Mungkin setelah saya selesai menyisakan beberapa lembaran kosong untuk diri saya sendiri. Lagi pula, saya masih yakin. Setiap orang punya satu halaman yang sengaja dikosongkan. Tanpa mengizinkan siapa pun untuk menggoreskan tinta di atasnya.

Ada ribuan kemungkinan. Hanya itu yang bisa saya ucapkan. Saya mungkin tak bisa berjanji untuk tetap bisa menghidupi lembar-lembar virtual ini. Tapi yang jelas, saya tidak mau berhenti menulis.

Thanks anyway.

-AN-

3 thoughts on “Halaman Kosong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s